Pinjaman Kupedes Sudah Lunas, Mahri Mengaku Sertifikat Tanah Yang Diagunkan Belum Dikembalikan Unit BRI Membalong

BELITUNG, pradivanews.com – Mahri, seorang nasabah Unit BRI Membalong, Kabupaten Belitung mengeluhkan pelayanan pihak bank tersebut. Hal ini disebabkan, sertifikat tanah yang dijadikannya sebagai jaminan untuk pinjaman Kupedes tak kunjung dikembalikan oleh pihak bank setelah melakukan pelunasan.

Kepada Insan Pewarta, warga Desa Kembiri, Kecamatan Membalong ini mengatakan, sebelumnya ia melakukan pinjaman sebesar 200 juta di Unit BRI Membalong dengan jaminan sertifikat tanah. Pinjaman Kupedes yang diambilnya tersebut dengan jangka angsuran selama 3 tahun, dengan besaran cicilannya sekitar 7 juta 4 ratus ribu Rupiah per bulannya.

“Minjamnya dulu 200 juta, dicicil selama 3 tahun, sebulannya sekitar 7 juta 4 ratus. Bulan Februari kemarin (2024) sudah lunas, namun waktu mau ngambil sertifikat yang saya jaminkan, mereka bilang masih dicari. Ini kan aneh, kita telat aja kena denda, begitu kita lunas dan mau ngambil hak kita, mereka bilang masih dicari”, sebut Mahri kepada insan pewarta, Senin (10/06/2024).

Mahri mengatakan, sejak pelunasan tersebut dirinya hanya dijanjikan oleh pihak Unit BRI Membalong, terkait dengan sertifikat tanah yang dijaminkan sebagai agunan pinjaman Kupedes. Ia juga mengaku sempat bertanya kepada Kepala Unit BRI Membalong, namun saat itu diarahkan ke bagian Customer Service (CS) untuk pengurusannya.

“Sudah 3 bulan lebih saya menunggu sertifikat tanah saya, namun sampai saat ini belum juga ada. Awal Juni kemarin saya tanya ke CS BRI melalui WA (WhatsApp), dijawabnya masih dicek, masih dicari. Namun anehnya, sekarang CS itu tidak pernah lagi mau menjawab telpon atau pun pesan WA saya. Komunikasi terakhir dengan CS itu, saya disuruh mengirimkan foto KTP”, ungkap Mahri.

Sementara itu, Kepala Unit BRI Membalong, Wirno Fitrian (Arian) saat dikonfirmasi insan pewarta di Kantor Unit BRI Membalong mengaku, dirinya tidak mengetahui permasalahan tersebut dikarenakan yang bersangkutan (Mahri) tidak ada melakukan konfirmasi kepadanya terkait sertifikat tanah tersebut.

“Sebenarnya saya juga tidak tau mengapa terkendala seperti ini. Tidak ada beliau (Mahri) mengkonfirmasi ke saya. Karena pemberkasan itu kan di CS, nanti saya cek dan tanya ke CS, apa masalahnya, apakah terselip atau ada kendala lain. Biasanya kalau pinjaman lunas, jaminan itu langsung keluar saat itu juga”, tukas Arian kepada insan pewarta. (red).

Editor : Yudi AB


Sahabat
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online pradivanews.com, yang update informasinya selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook Sahabat pradivanews

Kami juga memiliki Channel Youtube, untuk menyajikan informasi dalam format visual…
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website kamiā€¦