Tindakan Asusila Bukan di Panti Muhammadiyah, Hal Ini Ditegaskan Rudy Ermawan dan Sumantri

BELITUNG, pradivanews.com – Maraknya pemberitaan tindakan asusila oleh pengurus Panti Asuhan di Kecamatan Tanjungpandan terhadap anak asuhnya, ternyata berdampak negatif pada Panti Muhammadiyah yang beralamat di Jalan KH Ahmad Dahlan Desa Aik Rayak, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung.

Hal ini mengingat banyaknya statemen atau komentar masyarakat dan netizen di media sosial, khususnya di platform Facebook (FB) yang menyebutkan atau menuding bahwa tindakan asusila yang dilakukan pengurus Panti Asuhan terhadap remaja putri yang merupakan anak asuhnya tersebut terjadi di Panti Muhammadiyah Tanjungpandan.

Menyikapi hal tersebut, Ketua Majelis Tabligh Muhammadiyah Rudy Ermawan, S.Pd.I bersama Pengasuh Panti Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Muhammadiyah Putra Anda Sumantri, S.ST, angkat bicara. Mereka berdua menegaskan bahwa pemberitaan tindakan asusila yang belakangan ini ramai dibicarakan tersebut bukan sama sekali terjadi di Panti Muhammadiyah Tanjungpandan.

Menurut Rudy Ermawan, penegasan disampaikan untuk menepis adanya tudingan masyarakat dan netizen, yang menganggap tindakan asusila tersebut terjadi di Panti Muhammadiyah Tanjungpandan. Sehingga pihaknya perlu mengklarifikasi dan meluruskan informasi yang beredar agar tidak terjadi kesalah pahaman di kalangan masyarakat.

“Jadi hal ini perlu kami klarifikasi, bahwa kejadian yang diberitakan atau yang saat ini ramai dibicarakan itu, sama sekali bukan di Panti Muhammadiyah”, sebut Rudy Ermawan saat menyampaikan keterangan persnya kepada Insan Pewarta, Jum’at (24/05/2024) siang.

Senada, Sumantri juga menyampaikan dengan adanya tudingan masyarakat atau netizen yang beranggapan bahwa tindakan asusila tersebut terjadi di Panti Muhammadiyah Tanjungpandan, sangat berpengaruh terhadap image dan citra Panti Asuhan yang mereka kelola.

“Jangan sampai ini menjadi fitnah yang tidak berdasar, yang tentunya akan merugikan atau merusak nama baik Panti Asuhan kami”, ungkap Sumantri saat menyampaikan keterangan persnya kepada Insan Pewarta, Jum’at (24/05/2024) siang.

Ditambahkan Sumantri, klarifikasi tersebut harus dilakukan sebagai langkah penting bagi pihak Panti Muhammadiyah Tanjungpandan, untuk menjaga kredibilitas dan integritas lembaga serta meluruskan informasi yang keliru kepada publik.

“Kami berharap melalui klarifikasi ini, nantinya dapat menghentikan tudingan atau anggapan yang keliru, sehingga penyebaran informasi yang salah tidak berlanjut. Kami juga mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan berita di media sosial”, pungkas Sumantri. (***)

Reporter : Yudi AB
Editor : Yudi AB


Sahabat
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online pradivanews.com, yang update informasinya selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook Sahabat pradivanews

Kami juga memiliki Channel Youtube, untuk menyajikan informasi dalam format visual…
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website kami…