Latih Ketangkasan, Personel Lanud Hanandjoeddin Ikuti Simulasi Penanggulangan Kebakaran

BELITUNG, pradivanews.com – Personel TNI AU Pangkalan Udara (Lanud) H.AS Hanandjoeddin Tanjungpandan, Rabu (20/03/2024) siang, mengikuti kegiatan simulasi penanggulangan kebakaran bertempat di halaman belakang Gedung Wira Angkasa (GWA) Lanud H.AS Hanandjoeddin Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

Pelaksaan simulasi penanggulangan kebakaran tersebut berkolaborasi dengan seksi Pemadam Kebakaran (Damkar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Belitung, dibawah pimpinan Kasi Damkar Matoridi.

Simulasi memadamkan api dengan menggunakan alat pemadam api ringan ini digelar, dengan tujuan untuk menjaga kesigapan dan reaksi cepat (fast reaction) serta melatih ketangkasan setiap personel Lanud H.AS Hanandjoeddin, dalam menggunakan alat pemadaman api ringan.

Mengawali kegiatan simulasi penanggulangan kebakaran, Kasilambangja Lanud H.AS Hanandjoeddin Kapten Tek Risnandar terlebih dahulu memberikan penjelasan tentang tata cara penggunaan alat pemadam api ringan.

Selanjutnya Kapten Tek Risnandar memberikan praktek penanganan pertolongan pertama pada korban kebakaran, kemudian dilanjutkan dengan simulasi memadamkan api pada situasi darurat yang diikuti langsung oleh seluruh personel Lanud H.AS Hanandjoeddin.

“Harapannya agar mereka (personel Lanud) tanggap dan mengerti, tindakan apa yang harus dilakukan di saat terjadinya musibah. Sebab kebakaran adalah api yang tidak terkontrol dan tidak dikehendaki, karena dapat menimbukan kerugian baik harta benda maupun korban jiwa”, kata Kapten Tek Risnandar.

Pria kelahiran Belitung ini juga menjelaskan bahwa api dapat terbentuk jika terdapat keseimbangan dari tiga unsur yakni bahan bakar, oksigen dan panas. Hubungan ketiga komponen tersebut biasanya disebut dengan segitiga api. Sehingga jika salah satu unsur tersebut dihilangkan, maka api akan padam.

“Dalam pemadaman api ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu arah angin, jenis bahan yang terbakar, volume dan potensi bahan yang terbakar, letak dan situasi lingkungan, lamanya terbakar dan alat pemadam yang tersedia. Ini penting untuk kita pahami, agar tindakan yang kita ambil sesuai dengan yang diperlukan”, jelas Kapten Tek Risnandar.

Sementara itu Komandan Lanud H.AS Hanandjoeddin, Letkol Pnb Dian Bashari, S.E.,M.I.Pol mengatakan, kegiatan simulasi penanggulangan kebakaran digelar dengan harapan agar personel Lanud H.AS Hanandjoeddin dapat mengingat kembali penggunaan alat-alat pemadam kebakaran yang ada.

“Kegiatan seperti ini penting untuk dilakukan, sebab kita bekerja di lingkungan perkantoran yang terdapat material yang rawan terbakar, serta mempunyai kewajiban untuk melaksanakan dukungan operasi penerbangan, yang juga memerlukan keselamatan terbang dan kerja”, pungkas Letkol Pnb Dian Bashari. (***)

Rel : Pen Lanud ASH
Editor : Yudi AB


Sahabat
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online pradivanews.com, yang update informasinya selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook Sahabat pradivanews

Kami juga memiliki Channel Youtube, untuk menyajikan informasi dalam format visual…
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website kami…