Warga Beltim Kembali Dilaporkan Hilang Saat Mencari Ikan, Kali Ini Fuk Njan Dalam Pencarian Tim SAR Gabungan

BELITUNG TIMUR, pradivanews.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Pangkalpinang, Rabu (20/03/2024) pagi, kembali menerima laporan orang hilang di Kabupaten Belitung Timur (Beltim). Kali ini seorang pria paruh baya bernama Fuk Njan (52) dilaporkan hilang saat mencari ikan di sungai.

Fuk Njan merupakan warga Dusun Bentaian II, Desa Bentaian Jaya, Kecamatan Manggar. Korban dikabarkan hilang saat mencari ikan di sungai di dalam kawasan perkebunan sawit PT Steelindo Wahana Perkasa (SWP), di Desa Bentaian Jaya, Kecamatan Manggar, Kabupaten Beltim.

Sebelumnya pada hari Senin tanggal 18 Maret 2024, Fuk Njan berangkat menuju sungai di jembatan 2 di dalam kawasan perkebunan sawit PT SWP tersebut dengan maksud untuk mencari ikan dan udang dengan cara turun ke sungai.

Berdasarkan informasi, usai mencari ikan dan udang tersebut biasanya Fuk Njan pulang ke rumah sekitar sore hari. Namun hingga pukul 18.30 WIB, Fuk Njan diketahui tidak kunjung pulang ke rumahnya. Kemudian pihak keluarga berupaya mencari Fuk Njan di lokasi tempatnya mencari ikan dan udang.

Dalam pencarian tersebut, pihak keluarga hanya menemukan kendaraan, sandal dan peralatan milik Fuk Njan yang berada di pinggir sungai jembatan 2 tersebut. Sementara itu keberadaan Fuk Njan tidak ditemukan di lokasi tersebut.

Upaya pencarian oleh pihak keluarga ini berlanjut hingga Selasa (19/03/2024) sore kemarin. Namun hingga Rabu (20/03/2024) pagi tadi, upaya pencarian terhadap Fuk Njan belum juga membuahkan hasil. Selanjutnya pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut kepada kansar Pangkalpinang.

Menerima laporan tersebut, Kansar Pangkalpinang langsung memberangkatkan 1 tim Rescuer Pos SAR Belitung menuju lokasi kejadian. Tim SAR Gabungan yang melakukan pencarian terdiri dari Rescuer Pos SAR Belitung, BPBD Beltim, Tagana Beltim serta pihak keluarga korban.

Setibanya di lokasi, Tim SAR Gabungan tersebut langsung melakukan pencarian terhadap korban dengan cara menyusuri sungai menggunakan Rubber Boat, serta berjalan kaki menyisir daratan sepanjang pinggiran sungai tersebut.

“Untuk saat ini, pencarian akan kita upayakan dengan metode penyisiran di darat sepanjang pinggiran sungai, dan menyusuri sungai dengan menggunakan Rubber Boat. Semoga pencarian terhadap korban dapat membuahkan hasil dan korban cepat ditemukan”, ungkap Kepala Kansar Pangkalpinang, I Made Oka Astawa. (***)

Rel : Humas Kansar Pangkalpinang
Editor : Yudi AB

BACA JUGA:


Sahabat
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online pradivanews.com, yang update informasinya selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook Sahabat pradivanews

Kami juga memiliki Channel Youtube, untuk menyajikan informasi dalam format visual…
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website kamiā€¦