Kelompok Nelayan Desa Pulau Seliu Dukung Pembangunan Tambak Udang

BELITUNG, pradivanews.com – Kelompok Nelayan Desa Pulau Seliu, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung, menyatakan dukungannya terhadap rencana pembangunan tambak udang di Desa Pulau Seliu oleh PT Kekal Putra Nusantara.

Pernyataan dukungan tersebut disampaikan Ketua Kelompok Nelayan Desa Pulau Seliu, Rahman saat menyikapi bergulirnya aksi penolakan dari sejumlah warga Pulau Seliu terhadap rencana pembangunan tambak udang di Desa Pulau Seliu.

Menurut Rahman, sebanyak 265 Kepala Keluarga atau 76 persen dari total 345 Kepala Keluarga selaku penduduk yang berdomisili di Desa Pulau Seliu telah mendukung rencana pembangunan tambak udang dan sudah menandatangani surat pernyataan setuju. Selain itu juga menerima keberadaan PT Kekal Putra Nusantara sebagai pelaku usaha tambak udang Vaname di Desa Pulau Seliu.

“Kami salah satu Kelompok Nelayan Desa Pulau Seliu dengan beberapa tokoh masyarakat juga ikut mendorong percepatan pembangunan tambak udang Vaname di Desa Pulau Seliu”, tegas Rahman melalui pesan yang diterima media online pradivanews.com, Kamis (07/03/2024) siang lalu.

Rahman menilai, pembangunan tambak udang oleh PT Kekal Putra Nusantara tersebut merupakan salah satu upaya dalam membuka lapangan pekerjaan bagi warga Desa Pulau Seliu yang bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Lebih lanjut Rahman menyebutkan, saat ini dinas terkait sedang melakukan survei ke lokasi rencana pembangunan tambak udang, untuk memastikan bahwa lokasi tersebut masuk dalam rencana pengembangan industri perikanan dan budidaya dalam tata ruang Kabupaten Belitung.

“Berdasarkan hasil kesepakatan yang dibuat Kelompok Nelayan bersama PT Kekal Putra Nusantara, kami memandang baik dengan masuknya investasi di sektor perikanan ini, InShaaAllah akan dapat mensejahterakan masyarakat Desa Pulau Seliu, dan akan lebih menggairahkan ekonomi masyarakat di Desa Pulau Seliu”, tandas Rahman.

Ditambahkan Rahman, dalam upaya pemberdayaan masyarakat tersebut, pihak perusahaan sebagai pelaku usaha juga akan memberikan bibit ikan bandeng untuk ditebar ke dalam Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) atau tempat pembuangan yang terdiri dari 4 kolam penyaringan.

Selanjutnya, ikan bandeng tersebut akan dikelola koperasi nelayan Desa Pulau Seliu sebagai CSR (corporate social responsibility) dari pihak perusahaan. Hasil panen ikan bandeng tersebut nantinya akan dibagikan kepada seluruh masyarakat Desa Pulau Seliu secara merata dengan hitungan per kepala keluarga.

“Selain budidaya udang Vaname, pelaku usaha juga akan membangun keramba jaring apung dengan komoditi ikan kerapu dan beberapa jenis ikan lainnya yang berstandar ekspor, yang memang ini nantinya juga akan dikelola oleh kelompok nelayan Desa Pulau Seliu dengan pola bagi hasil bersama nelayan Desa Pulau Seliu”, pungkas Rahman. (***)

Reporter : Yudi AB
Editor : Yudi AB


Sahabat
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online pradivanews.com, yang update informasinya selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook Sahabat pradivanews

Kami juga memiliki Channel Youtube, untuk menyajikan informasi dalam format visual…
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website kamiā€¦