Turnamen Mancing Tidak Dianggarkan Dalam APBD Induk Kabupaten Belitung Tahun 2024, Para Angler Kecewa Even Tahunan Jadi Terhenti

BELITUNG, pradivanews.com – Tersiar kabar terkait anggaran untuk kegiatan turnamen mancing Belitong tidak masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Induk Kabupaten Belitung, Kamis (04/01/2024), membuat sejumlah Angler atau penghobi mancing di Kabupaten Belitung merasa terkejut. Pasalnya, even tahunan tersebut merupakan kegiatan rutin yang turut mendukung sektor pariwisata bahari.

Ketua Belitong Fishing Community (BelFiC), Yudi AB mengatakan turnamen mancing Belitong yang dikelola Dinas Perikanan Kabupaten Belitung tersebut sudah berjalan sejak tahun 2016 silam dengan menggunakan anggaran Pemerintah Daerah. Turnamen pertama kali digelar yaitu Sport Fishing di Pantai Batu Lubang Desa Padang Kandis, Kecamatan Membalong.

“Kaget juga pas dengar kabar bahwa di tahun 2024 ini, tidak dianggarkan untuk kegiatan turnamen mancing. Padahal turnamen mancing ini, baik itu yang Sport Fishing dengan nama Mancing de Belitong maupun Tradisional Fishing dengan nama Belitong de Sintak merupakan even bergengsi yang turut menumbuh kembangkan sektor pariwisata khususnya wisata bahari”, ungkap Yudi AB, Kamis (04/01/2024) malam.

Dikatakan Yudi AB, sejak pertama kali digelar turnamen mancing Belitong sudah mampu menarik minat wisatawan untuk datang ke Kabupaten Belitung, khususnya para penghobi mancing. Yudi AB mencontohkan pada kegiatan turnamen Sport Fishing Belitong de Sintak di Pantai Pasir Panjang, Kecamatan Selat Nasik yang dilaksanakan tahun 2023 kemarin.

“Turnamen mancing yang digelar Dinas Perikanan ini mampu menarik minat wisatawan, berapa banyak peserta dari luar yang datang ke Belitung, mereka ikut turnamen sekalian juga menikmati keindahan wisata bahari Belitung. Pesertanya bukan hanya dari Belitung, tapi ada dari Bangka, Palembang, Bekasi, Bali, Padang, Jakarta, Bandung, Sulawesi serta daerah lainnya”, kata Yudi AB.

Menurut Yudi AB, terlaksananya turnamen mancing Belitong yang saat ini sudah dikenal hingga ke kancah nasional tersebut, awalnya tidak terlepas dari dorongan para Angler atau penghobi mancing yang tergabung di dalam komunitas mancing BelFiC. Sebagai pencetus turnamen mancing Belitong, BelFiC pada saat itu ingin mengembangkan olahraga mancing untuk mendukung kemajuan wisata bahari Kabupaten Belitung.

Untuk merealisasikan hal tersebut, para Angler BelFiC melakukan penjajakan dan koordinasi dengan Dinas Perikanan Kabupaten Belitung. Kemudian melalui pembahasan panjang bersama Dinas Perikanan Kabupaten Belitung, akhirnya pada tahun 2015 mulai diusulkan melalui APBD Kabupaten Belitung dan pada tahun 2016 turnamen pertama dapat dilaksanakan.

“Saya ingat betul bagaimana perjuangan teman-teman Angler waktu itu, agar turnamen mancing ini khususnya untuk Sport Fishing dapat dilaksanakan. Sejak tahun 2013 kami dari BelFiC berupaya mendorong hal tersebut, bahkan dalam rapat awal di Kedai Makmur waktu itu kami berencana menggunakan anggaran KONI dan berencana membentuk Formasi terlebih dahulu”, jelas Yudi AB.