Jelang Nataru, Ketersediaan Stok Beras dan BBM di Beltim Dijamin Aman

BELITUNG TIMUR, pradivanews.com – Guna menjamin ketersediaan stok beras dan Bahan Bakar Minyak (BBM) menjelang Natal 2023 dan Tahun Baru 2024, Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Pemkab Beltim), Kamis (21/12/2023), melaksanakan High Level Meeting Tim Pengendalian lnflasi Daerah (TPID) Kabupaten Beltim, bertempat di ruang rapat Bupati Beltim.

Hadir dalam kegiatan ini Kepala Perum Bulog Wilayah Belitung Gusdi Prasmana, SBM PT Pertamina Wilayah Belitung Mulian Pratama, dan Kepala Kantor BPS Kabupaten Beltim Azhar yang beritndak sebagai narasumber.

Dalam kesempatan ini, Gusdi Prasmana mengungkapkan ketersedian stok beras cadangan pemerintah saat ini di Perum Bulog sebanyak 230 ton, dan masih dalam pengiriman sebanyak 750 ton yang akan tiba di hari Sabtu dan minggu depan.

“Jadi saat ini stok beras yang kami kuasai ada di angka 978 ton, dan itu cukup untuk ketahanan stok sampai dengan tahun depan, dengan rata-rata permintaan penjualan beras SPHP perbulan sebanyak 270 ton”, ungkap Gusdi.

Lebih lanjut Gusdi mengatakan, Operasi Pasar Murah yang dilaksanakan oleh TPID Kabupaten Beltim bersinergi dengan Perum Bulog pada setiap menjelang hari raya dan tahun baru, sangat membantu penyaluran beras SPHP dari Perum Bulog.

“Untuk mengatasi tingginya harga beras premium dan pengendalian inflasi, kami menyarankan Pemerintah Kabupaten Beltim memiliki toko penyeimbang inflasi sebagai inovasi dalam pengendalian inflasi”, kata Gusdi.

“Nantinya akan kita kelola bersama dan Bulog siap menyuplai komoditi yang ada di Perum Bolog, baik itu beras medium, beras premium, minyak goreng atau pun komoditi lainnya seperti daging, termasuk untuk Operasi Pasar Murah di Beltim”, lanjut Gusdi.

Sementara itu, SBM PT Pertamina Wilayah Belitung Mulian Pratama mengatakan, terkait ketersediaan BBM menjelang Natal dan Tahun Baru, penyalurannya akan dilaksanakan sesuai dengan penyaluran normal seperti hari biasanya, namun tetap akan dilaksanakan monitoring secara ketat.

“Untuk menjamin ketersediaan stok BBM non subsidi secara kuota masih aman, kami juga akan berupaya dalam menambah jam operasional SPBU, paling tidak hingga jam 9 malam, sehingga jika ada masyarakat yang ingin mengisi BBM masih bisa dilayani”, sebut Mulian.

Ditambahkan Mulian, demikian juga dengan stok LPG di lapangan untuk ketersediaan dan penyaluran di akhir tahun 2023 ini masih dalam kondisi aman, dengan ketahanan stok LPG untuk kurang lebih 16 hingga 17 hari.

“Baik BBM maupun LPG, baik itu ketersediaan stok dan penyaluran di Depot, SPBU, maupun agen, kami upayakan tetap aman”, pungkas Mulian. (***)

Reporter : Diskotikdansa Beltim
Editor : Yudi AB

BACA JUGA:


Sahabat
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online pradivanews.com, yang update informasinya selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook Sahabat pradivanews

Kami juga memiliki Channel Youtube, untuk menyajikan informasi dalam format visual…
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website kami…