Capaian Kinerja Kejari Beltim Sepanjang Tahun 2023, Refleksi Atas Tugas dan Fungsi Kejaksaan RI

BELITUNG TIMUR, pradivanews.com – Capaian kinerja di sepanjang tahun 2023 berhasil diwujudkan Kejaksaan Negeri Belitung Timur (Kejari Beltim). Hal ini diungkapkan Kepala Kejari Beltim Dr Rita Susanti bersama Kasi Intelijen Yoyok Junaidi, Kasi Datun Baniara Sinaga dan Kasi Pidsus Hamka Juniawan, Selasa (19/12/2023), dalam acara jumpa pers yang berlangsung di Kantor Kejari Beltim.

Dalam paparannya, Rita Susanti mengungkapkan di bidang Intelijen, Kejari Beltim mendapat penghargaan peringkat 1 penilaian kinerja pada satker Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung (Babel) periode 1 Januari-12 Desember 2023. Lalu, Peringkat 1 penilaian kinerja bidang Tindak Pidana Umum tahun 2023.

“Alhamdulillah, kerja nyata sudah kita lakukan dan apa yang didapatkan selama 2 bulan di sini (Beltim) adalah hasil kerja keras dari teman-teman di Kejari Beltim dan semangat dari para Kasi yang sangat mensupport”, ungkap Rita Susanti.

Selain itu, berbagai capaian kinerja lainnya juga disampaikan Rita Susanti, seperti Kejari Beltim terbanyak menyelesaikan kasus berdasarkan keadilan Restorative Justice (RJ), dan terbaik pertama untuk penanganan perkara tindak pidana khusus. Menurut Rita, capaian tersebut merupakan hadiah buat Kejari Beltim sehingga menambah semangat untuk bekerja.

“Kejari Beltim sedang menangani beberapa perkara yang semuanya tidak luput dari kontribusi rekan-rekan media dan kegiatan intelijen Kejari. Saat ini ada 4 kasus penyelidikan dan tidak lama kita akan lakukan langkah yang lebih represif atas kasus tersebut”, sebut Rita Susanti.

Lebih lanjut Rita Susanti mengatakan, ada perkara di Kabupaten Beltim yang menjadi sorotan pihaknya yakni pernikahan siri. Menyikapi perkara tersebut, kedepannya nanti pihak Kejari Beltim akan memberikan edukasi, karena dalam pernikahan siri tersebut kaum wanita sangat dirugikan.

“Tugas kejaksaan di bidang Datun bisa lakukan pembatalan pernikahan. Perempuan adalah sosok yang harus dihormati, dan menghargai wanita dengan memberikan legalisasi pernikahan”, lanjut Rita Susanti.