Miliki 40 Kuota Beasiswa Setiap Tahun, Toyo Sebut Sayangnya Tidak Mencapai Target

BELITUNG TIMUR, pradivanews.com – Setiap tahunnya Kabupaten Belitung Timur (Beltim) memperoleh 40 kuota beasiswa bagi putra-putri daerah yang berprestasi, untuk kuliah secara gratis di Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Pasundan Cimahi, Jawa Barat.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Beltim, Kamarudin (Toyo). Menurutnya, sejak memulai kerja sama pada tahun 2021 silam, sudah ada sekitar 21 atlet berprestasi asal Kabupaten Beltim yang memperoleh beasiswa atau semuanya kuliah secara gratis di STKIP Pasundan.

“Setiap tahunnya kita memperoleh kuota untuk 40 orang atlet berprestasi. Sayangnya targetnya tidak tercapai”, ungkap Toyo dalam acara Rapat Kerja Kabupaten (Rakercab) KONI Kabupaten Beltim, Jumat (01/12/2023).

Oleh sebab itu, Toyo mengajak atlet-atlet Kabupaten Beltim yang sudah berprestasi saat Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) September 2023 lalu, untuk berkuliah di STKIP Pasundan. Selain akan menghemat biaya, kemampuan dan skil atlet dapat terus terasah.

“Makanya atlet yang kemarin dapat medali, baik emas, perak maupun perunggu kalau ingin kuliah gratis bahkan bisa digaji, kita arahkan untuk kuliah ke sini (STKIP Pasundan)”, lanjut Toyo.

Toyo mengakui, sosialisasi untuk beasiswa tahun 2023 ini berbeda. Jika di tahun sebelumnya KONI Beltim dan STKIP Pasundan datang ke sekolah-sekolah, namun tahun ini KONI Beltim hanya mengundang tiga siswa dari perwakilan SMA/SMK se-Kabupaten Beltim.

“Ya memang tujuan kita sebenarnya untuk memacu prestasi atlet, terutama yang berusia pelajar agar mereka dapat terus berprestasi dan tidak bingung saat akan melanjutkan kuliah. Karena dengan modal prestasi mereka, sudah ada beasiswa untuk mereka melanjutkan kuliah ke S1″, papar Toyo.

Sementara itu, Bupati Beltim Burhanudin (Aan) sangat mendukung beasiswa yang diberikan oleh STKIP Pasundan bagi putra-putri di Kabupaten Beltim. Aan bahkan berencana untuk meninjau langsung kondisi kampus dan bertemu dengan mahasiswa yang kuliah di STKIP Pasundan.

“Kampus baguslah itu, kalau sudah akreditasi ‘A’. Kita dari Pemerintah Daerah dan KONI mendorong untuk kuliah di sana apalagi dengan biaya kuliah gratis serta beasiswa dari Kampus”, sebut Aan.

Selain mendorong pelajar dan mahasiswa, Aan juga mendorong guru-guru yang masih berpendidikan S1 untuk mengambil kuliah S2 di STKIP Pasundan. Apalagi dengan adanya kuliah on-line akan membuat guru-guru tidak perlu kuliah di kampus.

“Kalau bisa ramai, agar bisa buat kelas khusus untuk guru-guru dari Kabupaten Beltim. Nanti kita minta guru-guru untuk mensosialisasikan ke siswanya juga”, pungkas Aan. (***)

Reporter : Diskotikdansa Beltim
Editor : Yudi AB

BACA JUGA:


Sahabat
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online pradivanews.com, yang update informasinya selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook Sahabat pradivanews

Kami juga memiliki Channel Youtube, untuk menyajikan informasi dalam format visual…
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website kami…