Pelatihan Kompetensi Pemandu Wisata Diikuti 50 Peserta Dari 7 Kabupaten/Kota se-Babel

BELITUNG, pradivanews.com – Guna meningkatkan kompetensi para pemandu wisata, Dinas Pariwisata, Kebudayaan dan Kepemudaan Olahraga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Disparbudkepora Babel), Senin (27/11/2023), menggelar kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Pemandu Wisata Bidang Kepemanduan Ekowisata di Grand Hatika Hotel Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

Kegiatan yang dimulai sejak Senin tanggal 27 November 2023 hingga Kamis tanggal 30 November 2023 ini dibuka secara resmi oleh Kepala Disparbudkepora Babel, Wydia Kemala Sari ST, MSi dengan ditandai pengalungan tanda peserta kepada perwakilan peserta.

Pelatihan berbasis kompetensi bidang Homestay dan Pemandu Wisata (Tour Guide) tingkat lanjutan ini diikuti oleh 50 orang peserta, yang berasal dari para pelaku wisata dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dari 7 kabupaten/kota se-Babel.

Salah satu narasumber yang didatangkan Disparbudkepora Babel yakni Manager Pusat Informasi Belitong Unesco Global Geopark Devisi Geowisata Belitong Unesco Global Geopark, Yudianto Evan Setiawan yang juga sebagai Sekretaris DPD Himpunan Peramuwisata Indonesia (HPI) Babel dan anggota Assosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Babel.

Dalam Sambutannya, Wydia menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta yang hadir mengikuti kegiatan. Hal ini dinilainya sebagai bukti dari komitmen dan antusiasme bersama dalam mengembangkan sektor pariwisata, khususnya dalam aspek ekowisata yang menitik beratkan pada keberlanjutan lingkungan dan kelestarian alam.

Selanjutnya, ia juga berharap agar peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan ini dengan serius dan bersungguh-sungguh, sehingga dapat memperoleh pengetahuan lebih mendalam tentang ekosistem lokal, keaneka ragaman hayati dan kearifan lokal yang nantinya akan disampaikan.

“Kegiatan Pelatihan dan sertifikasi ini bertujuan mulia, untuk meningkatkan kompetensi para pemandu wisata dalam bidang kepemanduan ekowisata. Sehingga kita dapat memberikan pengalaman wisata yang berkesan sambil menjaga kelestarian lingkungan dan budaya setempat kepada wisatawan”, ungkap Wydia.

Sementara itu dalam materinya, Yudianto Evan Setiawan menyampaikan bahwa ekowisata adalah wisata yang berbasis alam dan lingkungan. Menurutnya, dalam mengembangkan ekowisata ada beberapa prinsif yang harus diikuti antara lain yakni prinsif konservasi alam dan budaya, prinsif partisipasi masyarakat, prinsif ekonomi, prinsif edukasi dan prinsif wisata.

“Beberapa prinsif itulah yang nantinya akan kita coba kemas dalam ekowisata, kita satukan, sehingga kita mempromosikan perjalanan wisata yang bertanggung jawab dalam melestarikan alam, dan mendukung komunitas lokal sesuai dengan visi pengembangan ekowisata dengan didukung oleh pemandu wisata yang handal”, pungkas Yudianto. (***)

Reporter : Eddy SD
Editor : Yudi AB

BACA JUGA:


Sahabat
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online pradivanews.com, yang update informasinya selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook Sahabat pradivanews

Kami juga memiliki Channel Youtube, untuk menyajikan informasi dalam format visual…
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website kami…