Layanan Kik Meran Tingkatkan Pembuatan NIB Pelaku Usaha di Beltim, Ditargetkan 2500 NIB Terbit di Tahun 2023

BELITUNG TIMUR, pradivanews.com – Sejak adanya inovasi layanan Kik Meran, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Perdagangan (DPMPTSPP) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) mencatat terjadi peningkatan drastis jumlah pengajuan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di Beltim.

Data dari Bidang Pengendalian Informasi dan Dokumentasi DMPTSPP Beltim, pada tahun 2021 jumlah NIB yang diterbitkan sebanyak 1.862. Pada tahun 2022 turun menjadi 1.491. Sedangkan untuk tahun ini hingga 30 Juli 2023, jumlah NIB yang diterbitkan sudah mencapai 1.553. Ditargetkan sebanyak 2.500 NIB akan diterbitkan pada tahun 2023.

Plt. Kepala DPMPTSPP Kabupaten Beltim Harli Agusta mengklaim meningkatnya jumlah pembuatan NIB dikarenakan adanya inovasi layanan Kik Meran. Dengan inovasi tersebut, maka pengurusan NIB jauh lebih mudah, cepat dan tidak bertele-tele.

“Kik Meran ini kepanjangan dari Keliling Kampung Melayani Perizinan. Kita mulai sejak Januari 2023, untuk program jemput bola pelayanan perizinan ke desa-desa”, ungkap Harli Agusta, Kamis (06/07/2023).

Menurut Harli Agusta, dalam layanan Kik Meran tersebut ada sosialisasi, konsultasi, pendampingan dan pengawasan. Sehingga para pelaku usaha yang belum memahami akan diberikan sosialisasi terlebih dahulu, sedangkan yang sudah memiliki NIB akan didampingi untuk proses perizinan lebih lanjut.

“Konsepnya kita datang ke desa-desa. Mengumpulkan pelaku usaha, karena di desa-desa banyak yang ingin berusaha dan punya legalitas, namun kurang paham caranya”, sebut Harli Agusta.

Lebih lanjut Harli Agusta mengatakan, syarat bagi pelaku usaha yang ingin mengajukan pembuatan NIB tersebut sangatlah mudah, yakni cukup dengam KTP-elektronik dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) pelaku usaha itu sendiri.

“Kita dampingi pas pengisian di OSS-nya, paling lama satu jam selesai prosesnya. NIB kita jamin akan terbit dalam waktu 1×24 jam”, kata Harli Agusta.

Ditambahkannya, jumlah pelaku usaha di Kabupaten Beltim yang terbanyak mengajukan NIB tersebut didominasi oleh pedagang eceran sebanyak 379, rumah makan 265, industri kue basah 170, pedagang roti dan kue 116, serta industri krupuk, kripik, penyek dan sejenis 116.

“Kalau sebaran jumlah pelaku usahanya paling banyak di Kecamatan Manggar 1.281, Gantung 663, Kelapa Kampit 482, Simpang Pesak 274, Damar 249, Dendang 186 dan Simpang Renggiang 115″, pungkas Harli Agusta. (rel)

BACA JUGA:


Sahabat
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online pradivanews.com, yang update informasinya selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook Sahabat pradivanews

Kami juga memiliki Channel Youtube, untuk menyajikan informasi dalam format visual…
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website kami…