Hasil Produksi Gabah Kering Giling di Belitung Alami Penurunan, Dipengaruhi Faktor Ini

BELITUNGpradivanews.com – Hasil produksi gabah kering giling di Kabupaten Belitung pada bulan Oktober 2022 hingga bulan Maret 2023 mengalami penurunan. Hal ini berdasarkan data yang dicatat Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Belitung.

Menurut Kabid Tanaman Pangan Dan Holtikultura DKPP Kabupaten Belitung Tenny Meireni, STP, hasil produksi pada Oktober 2021 hingga Maret 2022 yang tercatat sebesar 404,18 Ton. Sedangkan hasil produksi pada Oktober 2022 hingga Maret 2023 tercatat 288,90 Ton.

“Berdasarkan perbandingan hasil produksi antara Oktober 2021 hingga Maret 2022, dengan hasil produksi pada Oktober 2022 hingga Maret 2023 tersebut, tercatat penurunan kurang lebih hampir 50 persen”, ungkap Tenny, Jumat (19/05/2023).

Lebih lanjut Tenny mengatakan, menurunnya hasil produksi gabah kering tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya dikarenakan perbedaan luas lahan tanam, konsentrasi petani pada pekerjaan lain, serta dipengaruhi juga faktor cuaca yang tidak mendukung.

“Faktor-faktor tersebut mempengaruhi hasil produksinya, sehingga hasil capaiannya tidak maksimal”, kata Tenny.

Ditambahkan Tenny, melalui berbagai program yang ada, DKPP Kabupaten Belitung akan mendorong petani dalam upaya meningkatkan hasil produksi gabah kering giling pada interval bulan berikutnya.

“Pendampingan dalam upaya memaksimalkan hasil produksi ini akan terus kami lakukan, seperti melakukan pembinaan, memberikan progam-program sekolah lapangan, serta memberikan bantuan benih dengan kualitas yang bagus kepada petani”, pungkas Tenny. (red)

BACA JUGA:


Sahabat
Ikuti terus perkembangan informasi dari media online pradivanews.com, yang update informasinya selalu kami sajikan di halaman atau fanpage Facebook Sahabat pradivanews

Kami juga memiliki Channel Youtube, untuk menyajikan informasi dalam format visual…
Terima kasih kepada sahabat semua, yang sudah bersedia mengunjungi website kami…