oleh

Jenazah Markus Ditemukan Hanyut di Sungai Tanpa Busana

judul gambar

BELITUNG, pradivanews.com – Sosok mayat tanpa busana ditemukan warga hanyut di Sungai Aik Berutak, Kelurahan Kota, Kecamatan Tanjungpandan, Belitung, Selasa (13/12/2022) pagi. Penemuan mayat ini sontak membuat heboh warga masyarakat sekitar.

Berdasarkan informasi di lapangan, mayat berjenis kelamin laki-laki tersebut kali pertama ditemukan oleh seorang warga yang hendak berangkat kerja sekitar pukul 07.30 WIB, yang melintas di jalan pinggir Sungai Aik Berutak tersebut.

Saat ditemukan mayat dalam kondisi tanpa busana. Awalnya warga yang menemukan mayat tersebut mengira hanya sebuah boneka yang hanyut. Namun keraguannya hilang setelah melihat adanya rambut dan terlihat bagian pantat dari mayar tersebut.

BACA JUGA:

Atas penemuan ini, warga kemudian melapor kepada RT setempat. Warga sekitar pun beramai-ramai mendatangi lokasi. Sebagian warga ada yang mehanan sosok mayat dengan menggunakan kayu dari atas jembatan, agar tidak hanyut lebih jauh.

Sungai

Mayat tanpa busana ini kemudian dievakuasi Unit Identifikasi Satreskrim Polres Belitung dengan dibantu warga. Selanjutnya mayat dibawa ke RSUD Marsidi Judono guna menjalani pemeriksaan.

Penemuan mayat tanpa busana yang menghebohkan warga ini, akhirnya sampai juga ke pihak keluarga korban. Ternyata mayat yang ditemukan warga hanyut di Sungai Aik Berutak ini bernama Markus (70) warga Kelurahan Paal Satu, Tanjungpandan.

Hal ini diakui oleh adik kandung korban bernama Acu (64). Perempuan ini mengatakan korban memang sudah 8 hari hilang dari rumah, hingga akhirnya ditemukan sudah meninggal dan hanyut di Sungai Aik Berutak tersebut. Pihak keluarga sudah berupaya mencari korban, namun keberadaannya tidak ditemukan.

“Ia pergi dari rumah Senin malam sekitar satu minggu yang lalu, berjalan kaki keluar dari rumah. Terakhir itu ia memakai baju merah”, sebut Acu kepada awak media, Selasa (13/12/2022).

Menurut Acu, berdasarkan diagnosa dokter korban memang mengalami gangguan jiwa, dan sempat menjalani perawatan di rumah sakit.  Kesehatan jiwa korban bermasalah setelah ia mengalami kecelakaan yang menyebabkan luka di bagian kepala.

“Iya dia memang mengalami gangguan jiwa, pernah jatuh. Sempat dirawat di rumah sakit, tapi ia sering marah dan mengamuk, merusak barang-barang di ruang perawatan rumah sakit. Lalu kami putuskan untuk dibawa pulang ke rumah”, tukas Acu. (yab)

BACA JUGA:


Sahabat, ikutin terus perkembangan informasi yang disajikan media online pradivanews.com, dan jangan lupa untuk meng-klik tombol suka dan mengikuti Pradiva News di Fanpage Facebook agar sahabat tidak ketinggalan informasi yang baru saja kami update …

Caranya mudah, dengan sahabat meng-klik link Fanpage Facebook berwarna hijau ini, maka sahabat akan masuk ke halaman Fanpagenya Pradiva News di Facebook …

Kami juga memiliki Channel Youtube, untuk melihatnya sahabat bisa meng-kliknya langsung .. Maka sahabat akan masuk ke channel group kami yang menyajikan informasi dalam format visual .. Trusss, jangan lupa like dan subscribe yaaa …

Yuuk sahabat klik sekarang juga …