KMP Puteri Leanpuri Resmi Layani Penyeberangan Tanjung Ruu-Tanjung Nyato

BELITUNG, pradivanews.com – Bupati Belitung secara langsung meresmikan pengoperasian kapal penyeberangan KMP Puteri Leanpuri, Kamis (01/12/2022) siang, bertempat di Pelabuhan Tanjung Ruu, Desa Pegantungan, Kecamatan Badau, Belitung. KMP Puteri Leanpuri akan melayani rute penyeberangan dari Pelabuhan Tanjung Ruu’ ke Pelabuhan Tanjung Nyato Kecamatan Selat Nasik

Lounching KMP Puteri Leanpuri juga dihadir Dandim 0414 Belitung Letkol Inf Hairil Achmad, GM PT Angkasa Pura ll (Persero) Cabang Bandara H AS Hanandjoeddin Khaerul Assidiqi, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Belitung Bakrie Hariansyah, para kepala OPD di lingkungan Pemkab Belitung, para Kabag di lingkungan Setda Kabupaten Belitung, serta tamu undangan lainnya.

Plt Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Belitung, H MZ Hendra Caya, SE, MSi mengatakan, dibukanya rute pelayaran dari Pelabuhan Tanjung Ruu ke Pelabuhan Tanjung Nyato merupakan bentuk komunikasi yang baik antara Bupati Belitung dengan Dirjend Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI, dalam upaya mendukung pembangunan perekonomian dan pariwisata di Kabupaten Belitung.

“Diharapkan dengan beroperasinya KMP Puteri Leanpuri ini dapat memberikan kontribusi positif untuk perekonomian dan pariwisata di Kabupaten Belitung, serta mempermudah akses masyarakat untuk menyebrang ke Pelabuhan Tanjung Nyato ataupun sebaliknya”, sebut Hendra yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Belitung ini.

Hal senada juga diungkapkan Kepala Balai Pengelolaan Transformasi Darat Wilayah 7 Sumsel Babel, Muhammad Fahmi, ST, MMTr dalam sambutannya mengatakan, beroperasinya KMP Puteri Leanpuri merupakan harapan dari semua pihak agar bisa mempermudah akses masyarakat di Kabupaten Belitung.

“Ini merupakan bentuk dedikasi kami untuk melayani serta turut berkontribusi dalam mensejahterakan masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Belitung. Insya Allah, di tahun 2024 mendatang kami Kementerian Perhubungan bisa menghubungkan seluruh daerah di Indonesia menggunakan kapal feri”, ungkap Fahmi.

BACA JUGA: