oleh

Pemdes Keciput Gelar Ritual Adat Buang Jong Suku Sawang

judul gambar

BELITUNG, pradivanews.com – Pemerintahan Desa (Pemdes) Keciput, Senin (10/10/2022), menggelar kegiatan Ritual Adat Selamatan Laut Buang Jong bertempat di Pantai Wisata Tanjung, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung. Buang Jong atau melepaskan miniatur perahu ke tengah laut yang dilengkapi dengan sesajian di atasnya.

Acara yang berlangsung pukul 07.30 WIB dengan mengusung tema ‘Lestarikan Budaya Lokal sebagai salah satu kunci mengembangkan pariwisata Belitung’ ini merupakan Ritual Adat dan budaya masyarakat Suku Sawang yang tinggal di wilayah pesisir Pulau Belitong.

Bagi masyarakat Suku Sawang yang mayoritasnya berprofesi sebagai nelayan, Ritual Adat Buang Jong sebagai salah satu bentuk ungkapan rasa syukur atas limpahan rezeki yang diberikan, serta memohon perlindungan dan keselamatan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Selain itu, Ritual Buang Jong juga sebagai refleksi dari keinginan Suku Sawang untuk hidup harmonis dengan alam, yang mereka percayai jika tidak memperlakukan laut dengan baik maka laut akan marah sehingga berdampak kepada kehidupan sosial budaya mereka.

Selamatan laut Buang Jong diawali dengan prosesi Ritual Selamatan Kampong yang dipimpin Dukun Kampong Desa Keciput, Kik Jumat. Sedangkan prosesi Ritual Buang Jong dipimpin Dukun Desa Juru Seberang, Kik Awang dan Tokoh Suku Sawang, Nek Una.

Sebelum prosesi ritual adat mengantar dan melepas Jong berupa miniatur kapal Pinis ke tengah laut berlangsung, pada acara pembukaan ditampilkan Tarian Buang Jong Suku Sawang oleh Sanggar Ketimang Burong, serta Tarian Selamat Datang oleh Sanggar Kelayang Kreatif.

Dalam sambutannya, Bupati Belitung Sahani Saleh (Sanem) mengatakan, Ritual Adat Buang Jong adalah salah satu tradisi masyarakat dalam mewujudkan rasa syukur kepada Allah SWT, yang telah memberikan kekayaan alam, seperti laut dengan hasilnya yang melimpah ruah.

“Sudah sewajarnya harus kita syukuri, karena disaat kita tak mampu bersyukur maka azab yang akan kita dapatkan. Sebagaimana saat wabah Corona melanda Belitung, pada saat itu masyarakat masih dilimpahkan sumber pencarian dari hasil laut seperti berlimpahnya ubur-ubur dan cumi, yang bisa menjadi penunjang perekonomian masyarakat nelayan pada waktu itu”, sebut Sanem.

Baca Juga: Perpanjangan Pendaftaran dan Penerimaan Berkas Calon Anggota Panwascam Resmi Ditutup

Menurut Sanem, mensyukuri nikmat tersebut bisa dilakukan dengan banyak hal, contohnya menjaga alam serta menjaga kebersihan lingkungan laut. Oleh karena itu ia menekankan kepada generasi muda agar dapat menjaga kebersihan dan keindahan alam, karena kemajuan pariwisata Belitung saat ini telah diakui dunia internasional.

“Saat ini Belitung banyak dijadikan tempat pelaksanaan even tingkat nasional dan internasional. Dan Bulan Desember nanti akan diadakan pertemuan para peneliti kemaritiman tingkat dunia. Perlu masyarakat Desa Keciput ketahui, saat ini khususnya kawasan pantai wisata Tanjung Kelayang kepemilikannya telah dibawah Pemda”, kata Sanem.

Oleh sebab itu lanjut Sanem, kegiatan Ritual Adat Buang Jong menjadi momen untuk menjaga potensi alam yang dimiliki Desa Keciput. Serta menjadi bagian dari upaya untuk mempromosikan pariwisata, serta melestarikan tradisi adat dan budaya dari kearifan lokal masyarakat Belitung.

“Melalui kegiatan ini, semoga keselamatan, kesejahteraan dan keberkahan selalu menaungi seluruh masyarakat yang berada di kecamatan Sijuk, khususnya masyarakat Desa Keciput”, lanjut Sanem.

Ia juga berharap, kegiatan Ritual Adat Buang Jong oleh Suku Sawang  tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan, mengingat pentingnya sebuah tradisi bagi masyarakat yang memiliki budaya.

“Sebagai warga negara Indonesia, kita harus menjaga keberadaan tradisi dan budaya ditengah globalisasi dunia yang terjadi, yang dikhawatirkan bisa membawa masuk budaya asing”, pungkasnya. (yab)


Sahabat, ikutin terus perkembangan informasi yang disajikan media online pradivanews.com, dan jangan lupa untuk meng-klik tombol suka dan mengikuti Pradiva News di Fanpage Facebook agar sahabat tidak ketinggalan informasi yang baru saja kami update …

Caranya mudah, dengan sahabat meng-klik link Fanpage Facebook berwarna hijau ini, maka sahabat akan masuk ke halaman Fanpagenya Pradiva News di Facebook …

Kami juga memiliki Channel Youtube, untuk melihatnya sahabat bisa meng-kliknya langsung .. Maka sahabat akan masuk ke channel group kami yang menyajikan informasi dalam format visual .. Trusss, jangan lupa like dan subscribe yaaa …

Yuuk sahabat klik sekarang juga …

judul gambar