oleh

Wabup Belitung Cek Langsung Kondisi Dermaga Penyeberangan yang Ambruk

BELITUNG, pradivanews.com – Wakil Bupati (Wabup) Belitung Isyak Meirobie, Rabu (14/09/2022), secara langsung mengecek kondisi dermaga penyeberangan ke Desa Juru Seberang di kawasan Pasar Tradisional Tanjungpandan yang ambruk sejak minggu tanggal 11 September 2022 yang lalu.

Turut serta bersama Isyak, General Manajer PT Pelindo Tanjungpandan, Ferrial Dunan Sidabutar, beserta dinas teknis dan stakeholder kepelabuhan.

Menyikapi kondisi dermaga penyeberangan yang ambruk tersebut, kepada sejumlah awak media Isyak mengatakan bahwa saat ini belum ada solusi permanen guna mengatasi kerusakan dermaga penyeberangan ke Desa Juru Seberang tersebut.

“Solusi permanen belum ada, karena ini asetnya Pelindo atau Tanggung Jawab Sosial (CSR) Pelindo. Tadi ada informasi dari provinsi katanya, karena itu (dermaga) kabupaten jadi tidak bisa langsung menyatakan ini kami bangun dan kami perbaiki”, sebut Isyak.

Baca Juga: Dermaga Penyeberangan Ke Desa Juru Seberang Ambruk, Belum Ada Pihak Berwenang Yang Datang Mengecek Kondisinya

Isyak kemudian memberikan solusi dalam mengatasi kerusakan dermaga penyeberangan tersebut. Solusi pertama, untuk sementara dermaga penyeberangan ke Desa Juru Seberang pindah ke wilayah Pasar Tanjungpandan.

Namun jika hal tersebut tidak disepakati, maka ia meminta Kepala Desa (Kades) Juru Seberang Ardiansyah, agar mengkoordinir pelaku jasa penyeberangan untuk gotong royong membangun dermaga darurat di sebelahnya.

“Kami minta Kades secepatnya koordinasi dengan warga yang berusaha di bidang penyeberangan, jadi ditanyakan dulu bersedia atau tidak dipindahkan sementara. Jika tidak sepakat, maka kami minta warga gotong royong membangun dermaga emergency. Nanti bahannya dari kami, papan kayunya kita carikan, warga yang membangun”, ungkap Isyak.

Baca Juga: Ciptakan Pelayanan Publik yang Aman Bersih dan Nyaman, Pemkab Beltim Perkuat Tim Saber Pungli

Lebih lanjut Isyak mengatakan, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti terjadinya korban jiwa, maka setelah dermaga darurat terbangun, di lokasi dermaga penyeberangan yang ambruk tersebut nanti akan dipasang police line.

“Nanti dermaga ini akan dipasang police line, jadi tidak ada warga yang menggunakan dermaga ini setelah dibangun dermaga emergency di sampingnya, jangan sampai ada korban jiwa, nyawa lebih mahal ya, itu yang pasti,” lanjutnya.

Sedangkan solusi keduanya, Isyak akan meminta kepada General Manager PT Pelindo Tanjungpandan, Ferrial Dunan Sidabutar untuk berkoordinasi dengan pusat, mengajukan CSR membangun dermaga baru.

“Kami coba minta tolong kepada GM Pelindo, mengajukan CSR lagi ke pusat untuk membangun dermaga versi baru yang mungkin lebih tahan cuaca. Karena ini rusak bukan tidak dirawat, tapi memang dimakan usia, sudah terlalu tua dan sudah waktunya untuk diganti”, terangnya.

Baca Juga: Transformasi Pendidikan Untuk Belitung, Buku Karya Ilfa, ST Guru SMAN 2 Tanjungpandan

Isyak juga menyarankan untuk mengganti konsep dermaga penyeberangan tersebut, dimana fungsinya nanti tidak hanya sebagai dermaga penyeberangan, tetapi juga menjadi dermaga kecil pariwisata, agar wisatawan bisa menyeberang sembari membawa sepeda untuk berkunjung ke Desa Juru Seberang.

“Jadi wisatawan ini bisa menaikkan sepeda ke kapal, untuk jalan-jalan ke Desa Juru Seberang, kemudian putar kembali lewat Pilang dan seterusnya”, pungkasnya. (yab)

judul gambar