oleh

Risalah Hati, Karya Wim Riani

pradivanews.comRISALAH Hati, satu lagi puisi karya Wim Riani yang ditulisnya pada tanggal 31 Agustus 2022 yang lalu. Karyanya kali ini masih tetap bertema kan ungkapan hati. Entah apa yang sebenarnya ingin ia ungkapkan melalui puisi ini, entahlah .. hanya Wim Riani sendirilah yang memahami.

Puisi berjudul Risalah Hati ini ia ciptakan berdasarkan imajinasinya yang terlahir saat membaca E-Novel yang berjudul Ombak di Palung Hati karya Gitlicious. Ia mengaku senang membaca Novel tersebut karena bahasa yang digunakan oleh si penulisnya sangat sederhana dan mudah dimengerti.

BACA JUGA: Sketsa Hati

Dan dari kalimat yang menyertai postingan puisinya tersebut, ia mengungkapkan belumlah selesai membaca isi Novel tersebut, namun imajinasinya sudah melayang dan menangkap ribuan kata indah yang siap dirangkainya sesuai dengan kondisi hatinya dikala hujan masih turun dengan lebatnya.

“Lumayan keren menurutku. Bahasa yang digunakan juga luwes, jadi seru bacanya, apalagi saat di luar sana hujan turun dengan riangnya. Baru baca sampai bab tujuh, mendadak tangan meronta ingin ngetik, ngutak ngatik kata di aplikasi notepad hingga jadilah puisi ini, alhamdulillah”, tulis Wim Riani dalam postingannya.

BACA JUGA: Coretan Hati

Berikut ini pradivanews.com sajikan lagi syair puisi karya Wim Riani yang berjudul :

RISALAH HATI

Karya : Wim Riani

Mereka menyebutnya rindu
Pernah kusemai tentangnya
Hati mendadak goyah, asa bergejolak
Sisi waras nyaris menggila

Rumit!
Jiwa bergetar tanpa kendali
Mimpi berkelana, resah mendera
Merengkuh gelisah yang kian rakus menggerogoti nurani

Haruskah kujawab setiap pertanyaan yang tak kunjung tiba?
Mampukah kuusir sejumput rasa yang belum tersampaikan?
Bolehkah kutepis segenap asa yang tak jua terajut?
Gemersik tanya menikam seketika

Wahai jantung,
Tolong hentikan debar itu untuknya!
Raga ini terlampau letih
Segumpal sepi kini kian menghimpit, merampas tawa

Angkuh!
Nyatanya waktu tak lagi berpihak
Saat senyum mampu mengusap luka
Aku berhenti menggenggam janji untuk kujaga

Mereka selalu mengatakan itu cinta
Kusebut ia, entahlah ..
Sekepal mimpi akan selalu menjadi rahasia hati
Bergumul di sudut pikiran, tersembunyi, sendiri.

Tanjungpandan, Belitung
Ditulis : 31 Agustus 2022

Puisi termasuk salah satu bentuk karya sastra yang banyak disukai karena disajikan dalam bahasa yang indah dan sifatnya yang imajinatif. Bahkan puisi juga dianggap sebagai rangkaian kata-kata indah yang menggambarkan perasaan penulisnya.

BACA JUGA: Seratus Tahun Yang Lalu

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), puisi merupakan ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, matra, rima, serta penyusunan larik dan bait. Puisi juga diartikan sebagai gubahan dalam bahasa yang bentuknya dipilih dan ditata secara cermat. (*)

judul gambar