oleh

Gudang Penyimpanan Ikan Asin di Tanjung Binga Terbakar

BELITUNG, pradivanews.com – Gudang tempat penyimpanan ikan asin milik Hj Bunga (52) dan Raina (53) yang berada di lokasi Jalan Pantai RT 018 RW 004 Desa Tanjung Binga Kecamatan Sijuk Belitung, Jumat (02/09/2022) dini hari, ludes dilahap sijago merah.

Kebakaran hebat yang menghanguskan gudang penyimpanan ikan asin yang terletak persis di belakang kantor cabang PLN Kecamatan Sijuk ini, diketahui dari laporan yang diterima regu piket Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Belitung pada pukul 00.15 WIB. Pelapor diketahui bernama Perdian alias Bebet yang merupakan pekerja di tempat pengasinan ikan tersebut.

BACA JUGA: Tinjau Pelayanan HAM di Lapas Tanjungpandan, Kadiv Yankum HAM Gelar Sosialisasi dan Serahkan Piagam Penghargaan

Dari laporan tersebut, regu piket Damkar dengan Perwira Piket Yuliana dan Komandan Regu M Husin, A.Md langsung bergerak dengan menurunkan 5 orang personil piket, 2 orang personil Team Reaksi Cepat (TRC), 1 unit mobil Damkar kapasitas 5 ton, 1 unit mobil suplay air dan 1 unit mobil kawal.

Tiba dilokasi kejadian yang berjarak tempuh sekitar 30 menit dari Tanjungpandan, petugas Damkar langsung melakukan pemadaman ke titik api. Dalam waktu sekitar 2 jam, tepatnya pada pukul 03.15 WIB api yang melahap gudang penyimpanan ikan asin berhasil dipadamkan.

BACA JUGA: Polda Babel Cek Kesiapan 104 Unit Kendaraan Dinas Untuk Pengamanan G20 di Belitung

Komandan Regu piket Damkar M Husin, A.Md mengatakan, jalan yang sempit dan letak gudang penyimpanan ikan asin yang berada di dalam menjadi kendala yang dihadapi petugas Damkar, sehingga pemadaman hanya dilakukan dengan mobil suplay air.

“Ya, ada sedikit kendala di lapangan, mobil yang 5 ton itu dak bisa masuk, jalannya sempit, jadi kita gunakan mobil suplay untuk pemadaman”, sebut Husin.

BACA JUGA: SMK Negeri 3 Tanjungpandan Akhiri Program Prakerin Tahun 2022

Gudang

Sementara itu, Perwira Piket Yuliana mengatakan, dampak dari peristiwa kebakaran tersebut, gudang penyimpanan ikan seluas 50 meter persegi dalam kondisi rusak berat. Selain itu, satu unit sepeda motor juga mengalami rusak ringan akibat sambaran api.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, sedangkan penyebab kejadian belum diketahui, begitu juga dengan jumlah kerugian yang dialami korban”, ujar Yuliana.

BACA JUGA: Dukung Upaya Peningkatan Ekonomi Daerah, Bupati Belitung Resmikan Pabrik Pengolahan Plastik

Usai melakukan pendinginan lokasi kejadian, serta memastikan titik api sudah tidak ada lagi, petugas Damkar kemudian meninggalkan lokasi kejadian sekitar pukul 03.30 WIB. (esd)

judul gambar