oleh

Jaga Hak Pilih Disabilitas, Bawaslu Belitung Gelar Sosialisai Penguatan Pemahaman Kepemiluan

BELITUNG, pradivanews.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Belitung, Selasa (30/08/2022), menggelar kegiatan Sosialisasi Penguatan Pemahaman Kepemiluan bagi penyandang disabilitas. Hal ini dilakukan guna terlaksananya perlindungan hukum dan pemenuhan hak pilih bagi penyandang disabilitas.

Perlindungan hukum dan pemenuhan hak pilih bagi penyandang disabilitas dalam Pemilu, diatur tegas di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang tertuang dalam Pasal 27 ayat (1), pasal 28d ayat (3) dan pasal 28e ayat (3).

BACA JUGA: KPU Tambah Perpanjangan Waktu Tahapan Verifikasi Administrasi Parpol

Kegiatan sosialisasi dilaksanakan atas kerjasama Bawaslu Kabupaten Belitung dengan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ((DSPPPA) Kabupaten Belitung ini, berlangsung di ruang rapat kantor DSPPPA Kabupaten Belitung.

Kepala Bidang Rehabilitasi dan Jaminan Sosial DSPPPA Kabupaten Belitung, Mukromi S.Ag menyambut baik kegiatan sosialisasi tersebut dengan harapan agar para penyandang disabilitas yang hadir, dapat meneruskan informasi yang disampaikan narasumber kepada rekan-rekan yang lain.

“Bapak ibu sekalian, materi yang disampaikan narasumber tolong diperhatikan, agar nanti dapat dilanjutkan kepada rekan-rekan yang lain. Jika nanti ada yang kurang jelas silahkan ditanyakan kepada narasumber di sesi tanya jawab”, sebut Mukromi yang juga menjabat sebagai Plt Sekretaris DSPPPA Kabupaten Belitung ini.

BACA JUGA: Bupati Belitung Melantik 14 Kades Terpilih Periode 2022-2028

Sementara itu, Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Hukum Bawaslu Kabupaten Belitung, Ayu Vitriyan Ningsih SH yang menyampaikan kata sambutan Ketua Bawaslu Belitung yang berhalangan hadir, dikarenakan sedang menjalankan tugas lainnya mengatakan, saat ini tahapan Pemilu sudah masuk tahapan pendaftaran, verifikasi dan penetapan partai politik peserta Pemilu serentak tahun 2024.

Perlindungan dan pemenuhan hak disabilitas, sangat bergantung pada upaya penyelenggara dalam mempersiapkan Pemilu yang berprinsip aksesbilitas. Dimana negara menjamin dengan undang-undang agar setiap warga negara dapat terlindungi dan terpenuhi hak pilihnya dalam pelaksanaan Pemilu, termasuk bagi para penyandang disabilitas.

BACA JUGA: Heryandi Surati Jokowi, Minta Keadilan Karena Lahannya Dikuasai Pihak Perusahaan

“Semoga dalam seluruh tahapan pemilu 2024, semua pihak dapat berkontribusi menciptakan pemilu yang ramah bagi penyandang disabilitas. Upaya itu terus dilakukan Bawaslu Kabupaten Belitung, salah satunya dengan melaksanakan kegiatan sosialisasi ini”, pungkas Ayu. (esd)

judul gambar