oleh

Netralitas ASN Harga Mati, Ini Pesan Ikhwan Saat Penandatanganan MoU

BELITUNG TIMUR, pradivanews.com – Penandatanganan Nota Kesepakatan (MoU) tentang Pengawasan Partisipatif dan Netralitas ASN pada Pemilu dan Pilkada Tahun 2024 yang berlangsung di ruang kerja Bupati Belitung Timur (Beltim), Selasa (23/08/2022), disaksikan langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Beltim Ikhwan Fahrozi.

Usai menyaksikan penandatanganan tersebut, Ikhwan Fahrozi mengatakan, penegakan disiplin dan netralitas merupakan absolut atau harga mati bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), terlebih menjelang perhelatan Pemilu dan Pilkada tahun 2024 mendatang.

BACA JUGA: Lakukan Open BO, Tiga Janda Asal Jawa Barat Diamankan Satpol PP Pemkab Belitung

Menurutnya, hasil pelaksanaan Pemilu sebelumnya menjadi bahan evaluasi Pemkab Beltim. Undang-Undang tentang netralitas ASN yang selama ini sudah diatur merupakan hal yang mutlak untuk dipatuhi.

“Undang-undang tentang netralitas ASN itu mutlak, harga mati. Karena nanti ada sanksi-sanksi yang akan diberikan kepada ASN yang tidak netral. Sanksi itu sampai kategori sanksi berat, pemberhentian sebagai ASN”, sebut Ikhwan.

BACA JUGA: SMA Negeri 2 Tanjungpandan Gelar Sosialisasi Hasil Psikotes Siswa Kelas X

Ikhwan juga mengatakan, dalam menjalankan tugasnya seorang ASN tidak seharusnya terintervensi dari suatu beban politik, serta tidak memihak kepada salah satu konstituen atau partai politik, sehingga harus netral di dalam proses pemilu tersebut.

“Kami kerjasama dengan Bawaslu. Kalaupun nanti ada beberapa ASN yang disinyalir tidak netral, ada bukti-bukti ketidaknetral-an itu apakah nanti aktifitas, foto atau mungkin money politik, itu nanti harus kita kaji, kita pelajari, baru kita menentukan, menetapkan sanksi apa terhadap ASN tersebut”, ujarnya.

BACA JUGA: Didit Lantik DPC BMI se-Pulau Belitong dan Buka TOT Pendidikan Politik Bagi Kader Partai

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Beltim Wahyu Epan Yudhistira (Evan) menyampaikan apresiasinya terhadap Pemkab Beltim, yang telah memberikan dukungan penuh terhadap netralitas ASN dalam penyelenggaraan pemilu melalui penandatanganan nota kesepakatan tersebut.

Dikatakan Evan, penandatanganan Nota Kesepakatan ini guna mewujudkan sinergi dalam rangka pengawasan netralitas ASN pada Pemilu dan Pilkada Tahun 2024 di Kabupaten Beltim, agar tercipta Penyelenggaran Pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

“Bawaslu Beltim mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas dukungan Bupati Beltim beserta jajaran termasuk BKPSDM Kabupaten Beltim, dan Bagian Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Beltim”, ungkap Evan.

BACA JUGA: Menteri Kelautan dan Perikanan Resmikan Arkilaa Mangrove Lounge di Bantan

Masih menurut Evan, penandatanganan MoU merupakan bentuk komitmen dan tanggung jawab bersama, untuk menghadirkan Pemilu dan Pilkada tahun 2024 yang makin berkualitas, bermartabat dan dimulai dari peran serta semua pihak, salah satunya dari kalangan ASN.

Nota Kesepakatan kata Evan, selanjutnya secara operasional akan diturunkan dalam berbagai aktifitas berupa pencegahan seperti sosialisasi terkait netralitas ASN, maupun yang berkenaan dengan anti politik uang, hoax dan black campaign.

BACA JUGA: Belum Genap Sepekan, Sudah 2 Pria Pendatang Nekat Mengakhiri Hidupnya Dengan Cara Gantung Diri

“Nanti menjelang Pemilu atau Pemilihan Kepala Daerah tahun 2024 kita bersama-sama BKPSDM bikin Duta Netralitas ASN, dan kita juga aktif melakukan sosialisasi dalam upaya pencegahan adanya pelanggaran-pelanggaran yang berkenaan dengan netralitas ASN. Kita harapkan ASN ini menjadi agen pengawasan dengan anti politik uang dan hoax”, pungkasnya. (rel)

judul gambar