oleh

Tepuk Tangan Menggema di Ruang Rapat Paripurna DPRD Belitung, Saat Jokowi Sebut Asal Baju Yang Dikenakannya

BELITUNG, pradivanews.com – Presiden Joko Widodo mengenakan baju adat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), saat menyampaikan Pidato Kenegaraan peringatan HUT RI ke-77 tahun di Gedung MPR RI Senayan Jakarta, Selasa (16/08/2022) siang.

“Baju yang saya kenakan ini merupakan baju paksian berasal dari Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Motifnya bernama pucuk rebung, dan warna hijau yang kita pilih karena mengandung filosofi kesejukan, harapan dan pertumbuhan”, sebut Joko Widodo dalam kata tambahannya usai menutup Pidato Kenegaraan.

Ungkapan Joko Widodo melalui siaran langsung televisi tersebut, mendapat aplaus dari seluruh hadirin yang mengikuti Rapat Paripurna X Masa Persidangan III Tahun Sidang 2021 – 2022 DPRD Kabupaten Belitung, dalam rangka mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia.

Baca Juga: Akhirnya Warga di Pantai Kuale Tambak Beltim Menikmati Aliran Listrik

Sementara itu, Rapat Paripurna X Masa Persidangan III Tahun Sidang 2021 – 2022 DPRD Kabupaten Belitung ini, dibuka Ketua DPRD Kabupaten Belitung Ansori, sebelum mendengarkan Pidato Kenegaraan yang disampaikan Presiden Joko Widodo melalui siaran langsung televisi.

Pidato Kenegaraan

Dalam kata sambutan pembuka, Ansori mengatakan peringatan HUT RI yang ke-77 tahun dapat dimanfaatkan sebagai titik awal dalam membangun spirit untuk kembali menata kehidupan, dan mulai menggerakkan pembangunan di Kabupaten Belitung.

“Dengan semaangat Proklamasi 17 Agustus 1945, dan mewarisi jiwa patriotik para Pahlawan terdahulu yang telah berjuang untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia, marilah kita bersama, satu langkah dan rapatkan barisan melanjutkan misi kemerdekaan ini sesuai dengan amanat UUD 1945”, sebut Ansori.

Baca Juga: Besok 32 Calon Paskibraka Belitung Tahun 2022 Akan Dikukuhkan

Lebih lanjut Ansori mengatakan, dengan motto pulih lebih cepat bangkit lebih kuat dalam peringatan HUT RI ke-77 tahun ini, dalam kontek ke daerahnya harus mampu menterjemahkan kebijakan pusat.

“Terutama dalam program pembangunan, integritas antara pusat dengan daerah akan menjadi pondasi pembangunan nasional yang kokoh dapat terbangun. Yang pada akhirnya mewujudkan masyarakat adil dan makmur. Tentu saja pada akhrinya kita akan meningkatkan kesejahteraan Belitung yang kita cintai ini:, lanjut Ansori

Dikatakannya pula, dalam waktu dekat ini Kabupaten Belitung akan melaksanakan momen berskala nasional yaitu pertemuan G20 pada bulan September 2022 mendatang. Hal ini menurutnya harus benar-benar dimanfaatkan sebagai pintu gerbang untuk memperkenalkan wajah Kabupaten Belitung kepada dunia.

“Tentu saja menjadi momentum kita untuk membangkitkan sektor perekonomian yang sempat terpuruk akibat pandemi selama 2 tahun terakhir. Untuk itu lewat forum ini kami menghimbau, marilah kita bersama-sama, bekerja bahu membahu demi suksesnya pelaksanaan kegiatan G20 ini”, pungkasnya

Baca Juga: Puting Beliung Hantam Tiga Rumah Warga, DSPPPA Kerahkan Tagana

Pidato Kenegaraan

Usai Rapat Paripurna X Masa Persidangan III Tahun Sidang 2021 – 2022 DPRD Kabupaten Belitung, dilakukan penandatanganan prasasti sebagai bentuk peresmian Mushola Al Hikmah Sekretariat DPRD Belitung, oleh Bupati Belitung dan Ketua DPRD Belitung. (yab)

judul gambar